Pelatihan Auditing di Lingkup Yayasan Perjuangan Wahidiyah dan Pon.Pes. Kedunglo Kediri

Pelatihan auditing di lingkup Yayasan Perjuangan Wahidiyah dan Pon. Pes. Kedunglo Kediri yang diselenggarakan oleh Universitas Wahidiyah Kediri bekerjasama dengan tim auditor dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dilaksanakan pada tanggal 15 September 2017. Acara tersebut di hadiri seluruh Pramu Yayasan Perjuangan Wahidiyah, Ketua Badan, Sekretaris/Bendahara, Para Kabid, Rektor, Dekan, dan seluruh tenaga struktural  Universitas Wahidiyah. Dalam pelatihan tersebut para peserta sangat antusias dalam mengikuti jalannya acara.

       Narasumber dari tim auditor Universitas Negeri Surakarta (UNS) yang di hadir, yakni Agung Nur Probohudono, S.E., M.Si., Ph.D., Ak., CA, Syafiqurrahman, S.E., M.M., Muhrom Ali Rohjai, S.E., M.Si., M.Sy., Dr. Edy Supriyono, S.E., M.Si., Akt., CA.

        Sebelum acara dimulai, Sowan terlebih dahulu kepangkuan beliau Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid RA dan kemudian melakukan solat jum’at di masjid Pon. Pes. Kedunglo Kediri.

     Pada sesi pertama pelatihan auditing ini, para auditor dari UNS memberikan gambaran atau sharing informasi tentang auditing di UNS, di organisasi-organisasi, juga di pemerintahan. Mereka juga menjelasakan Tim auditor tersebut juga menjelaskan bahwa audit dalam sebuah organisasi bukan hanya tentang audit keuangan , juga ada beberapa objek audit yang lain.

      Tipe audit dalam organisasi sebenarnya dibagi menjadi 3 golongan yaitu (1). Financial Statement Audit ( Audit Laporan Keuangan) (2). Compliance Audit (Audit Kepatuhan) (3). Operational Audit (Audit Operational). Sebuah organisasi harus memiliki kontrol audit untuk mengetahui kewajaran, baik itu tentang keuangan, kinerja SDM apakah sesuai dengan aturan main organisasi, mengevaluasi kinerja dan mengevaluasi kesempatan untuk peningkatan sebuah organisasi. Menurut salah seorang tim auditor, seorang auditor tidak harus berwajah garang / menakutkan bagi auditee, tetapi diharapkan bisa memberikan solusi dan membuat rekomendasi untuk perbaikan organisasi.

      Menurut Agung Probohudono, salah seorang narasumber dalam acara ini, di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memiliki sebuah organisasi auditing yang dinamakan Internal Audit atau juga dinamakan SPI (Satuan Pengawasan Internal) yang bertugas mengaudit seluruh unsur Universitas. Demikian juga diharapkan di lingkup yayasan perjuangan wahidiyah ini ada organisasi auditing yang bertugas melakukan audit internal masing-masing departemen.         Pada sesi kedua dilanjutkan dengan tanya jawab, sharing informasi, terutama tentang sistem audit dilingkup Yayasan Perjuangan Wahidiyah dan Pon. Pes Kedunglo. Pada kesempatan tersebut Ibu Dita Hayuningtyas, S.E (Kepala BPK Wahidiyah), Ibu Sri Giarti, S.E. (Pramu Bendahara Wahidiyah Pusat), Bapak Saiful Arif (Pramu Perlengkapan) menyampaikan informasi tentang system audit yang sudah berjalan dan juga beberapa permasalahan istilah yang digunakan, untuk dapat mengidentifikasi apakah tmuan yang didapat termasuk pelanggaran atau tidak. Dari hasil sharing tersebut tim auditor UNS menyarankan untuk membentuk badan audit internal di masing – masing Departemen Yayasan Perjuangan Wahidiyah

Rangkaian Acara Milad Universitas Wahidiyah ke-4

Pada bulan ini November 2018, Universitas Wahidiyah akan menggelar rangkaian acara Milad UNIWA ke-4. Rangkaian acara yang akan diselenggarakan antara lain adalah perlombaan, yakni:

  1. Perang Mading
  2. Bussines Plan
  3. Futsal
  4. Voli
  5. Videografi
  6. Karya Puisi
  7. Debat

Selain itu akan di adakan Jalan Sehat dan Seminar Nasional, Acara Jalan Sehat di laksanakan pada tanggal 17 November 2018 dimulai pukul 06.00 WIB, start dari Lapangan Hijau Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhdhoroh dan langsung di berangkatkan oleh Beliau Hadrotul Mukarrom Kanjeng Romo KH. Abdul Latif Madjid RA. Sedangkan Seminar Nasional akan dilaksanakan pada tanggal 12 November 2018, yang akan di hadiri seluruh Ketua DPRW se-Jawa dan Bali. Adapun Pembicara dalam Seminar Nasional ini adalah:

  1. Al Mukarrom Agus, Abdul Madjid Ali Fikri, S.H.I, M.Hum (Ketua Yayasan Perjuangan Wahidiyah dan Pondok Pesantren Kedunglo)
  2. H.M. Nur Arifin (Wakil Bupati Trenggalek)

Oleh karena itu, bersama dengan ini kami mengundang seluruh mahasiswa, dosen, tenaga struktural baik yang ada di Universitas Wahidiyah maupun Yayasan Perjuangan Wahidiyah dan Pondok Pesantren Kedunglo, pengamal sholawat wahidiyah, simpatisan, dan masyarakat umum untuk turut menghadiri acara tersebut.

Kontribusi / harga tiket Jalan Sehat dan Seminar Nasional adalah sebagai berikut :

  1. Seminar Nasional = Biaya Pendaftaran sebesar Rp. 35.000,00 di transfer ke UNIWA/ KH. Abdul Latif Madjid BNI (0262728655)
  2. Harga tiket Jalan Sehat @Rp. 3.000,00/tiket